Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Investasi Bodong Merajalela, Tidak Pandang Bulu di Kalangan Masyarakat Indonesia

Minggu, 24 Maret 2024 | Maret 24, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-03-24T12:17:17Z


Ungaran|OborRAKYAT.com - Kasus investasi bodong atau ilegal di Indonesia tidak pandang bulu, menyerang baik kalangan masyarakat awam maupun yang berpendidikan tinggi. Rolis Samudra alias Nolek selaku ketua PP KOPASMA, mengungkapkan bahwa literasi keuangan tidak secara langsung terkait dengan tingkat pendidikan. Hal ini disebabkan oleh keinginan banyak orang untuk mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat, Minggu (24/3/24).


Nolek menekankan pentingnya rasionalitas dalam berinvestasi, mengingat banyaknya kasus investasi bodong atau ilegal dengan iming-iming yang menggiurkan. Bahkan, korban investasi bodong seringkali terdiri dari tokoh publik dan petinggi perusahaan dengan pendidikan tinggi dan emak-emak, saat mendampingi para korban investasi bodong di warung makan bebek&ayam kampung MAS BUDI Suruh.


OJK terus melakukan upaya peningkatan literasi keuangan, mulai dari pendidikan anak-anak di PAUD hingga memberikan akses pertanyaan mengenai produk keuangan melalui learning management system. Data OJK menunjukkan bahwa kerugian masyarakat akibat investasi ilegal mencapai Rp139,03 triliun dari 2017 hingga 2022.


Namun, upaya pencegahan masih belum cukup. Kasus investasi ilegal terus muncul, menggoda kalangan dosen dan mahasiswa dengan tawaran investasi online yang merugikan. Bahkan, sejumlah mahasiswa kehilangan hak pendaftaran melalui jalur SNBT karena terjerat bisnis ilegal online.


Menurut Nolek, hal ini lantaran gaya hidup masyarakat yang ingin cepat kaya serta budaya Fear of Missing Out (FOMO) yang memengaruhi konsumsi anak muda.


Tingkat literasi keuangan dan literasi digital masyarakat Indonesia masih rendah, menurut Kiki, panggilan akrabnya. Masyarakat belum mampu membedakan informasi yang benar dan tidak benar, meskipun aksesnya sudah terbuka lebar.(Angga)

×
Berita Terbaru Update