Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga, Ada kecurangan Masuk PTU (Polisi Tugas Umum) Mana Janji Kapolri..?

Selasa, 25 Juli 2023 | Juli 25, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-25T06:27:19Z


Kab.Pekalongan|OborRAKYAT-Diduga ada kecurangan, seorang calon gaagal tapi diluluskan saat melakukan PTU (Polisi Tugas Umum), padahal ada peserta lain dengan kondisi lebih bagus malah tidak diluluskan.


Menurut saksi mata, diduga MGC ikut seleksi tes PTU asal Polres Pekalongan Gel A2 Bintara PTU dengan nilai Jasmani (62,5), Pul-up (3×), Push- Up (42x), Lari (2380) dan waktu supervisi Pul-Up satu kali jatuh.Sedangkan untuk nilai matematika 2,5 bahasa Inggris dan yang mendapat nilai 6 hanya Wawasan Kebangsaan sedangkan nilai yang lain dibawah setandar.


Dari hasil tersebut, MGC dinyatakan lulus dan masuk pendidikan gelombang 1 (Satu).


"Saksi menduga ada kecurangan dalam proses seleksi tes" 


Saksi menduga peserta tersebut adalah calon siswa PTU (Polisi Tugas Umum titipan karena dari awal ia melihat seperti memiliki kedekatan emosional dengan para pengetes .Selasa (25/7/23).


DIketahui MGC dengan nomer ujian 031436/P/0022 asal kabupaten Pekalongan.


Meski secara langsung ia menerima kekalahan, tapi ia ingin proses penerimaan PTU (Polisi Tugas Umum) tidak melakukan kecurangan.


Ia berharap, Polda Jatenga benar-benar menerapkan sistem adil jika memang tidak bisa menjawab maka harus tidak lulus juga.


Kami mohon, pihak POLRI melakukan tes ulang atau melakukan penindakan jika memang ada kecurangan penerimaan.


Bintara PTU atau Bintara Tugas Umum adalah program rekrutmen Polri untuk membentuk Bintara dengan pangkat Brigadir Dua (Bripda).Pada seleksi kali ini, Bintara PTU memiliki kuota terbanyak yaitu 10.529 orang.


Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan mencoret anggota polisi yang mencoba masuk institusi Polri melalui jalan ‘setoran’. Sigit menyebut akan membatalkan promosi mereka yang melalui jalur tersebut.


“Jadi kalau saya dengar misalnya, rekan-rekan mungkin karena langsung nggak bisa, terus lewat orang kemudian bayar, saya coret. Saya batalkan karena ini terkait dengan komitmen kita ke depan untuk bisa menjadi lebih baik,” ujar Sigit dalam unggahan video di Instagramnya, Senin 24 Oktober 2022.


Dilansir dari beberapa sumber, oleh karenanya, Sigit memerintahkan kepada Propam Polri untuk memaksimalkan pengawasan dalam menindak perilaku setoran dan menginstruksikan untuk jajarannya meniadakan perilaku tersebut.(**)


 

×
Berita Terbaru Update