Salatiga,Oborrakyatnews. Com -- Tempat pemakaman cina atau yang lebih di kenal dengan nama Ngebong,di Jalan Ki Penjawi Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Kini banyak bangunan liar dan terlihat kumuh.Rabu(1/02/2023)
Pemakaman Banca'an yang sejak lama berdiri ini hampir semuanya di isi oleh jenazah Tionghoa, bahkan bisa di bilang makam paling lama yang ada di tengah tengah Kota Salatiga.
Tidak ada yang tau awal mulanya, kenapa sekarang di pinggiran makam tersebut telah berdiri rumah rumah semi permanen.
Sa'at awak media oborrakyatnews. com Investigasi Di lapangan, di temukan banyaknya bangunan bangunan yg di duga tidak memiliki ijin, karena bangunan bangunan tersebut berdiri di dalam area pemakaman.
Bahkan bangunan bangunan tersebut sangat mengganggu pengguna jalan yang kebetulan melintas di pemakaman tersebut.Terlebih banyak sampah sampah berceceran di lokasi makam, yg terkesan sangat tidak terawat.
Awak media oborrakyatnews. com mengklarifikasi ke Polsek Sidorejo yang kebetulan sekali keberada'an Polsek Sidorejo tersebut di seberang makam.
Kapolsek Sidorejo,AKP Tri Widaryanto S.H,MH menjelaskan ,"berawal dari keluhan masyarakat terutama para ahli waris merasa resah pada sa'at ziarah ke makam, dengan adanya anak anak muda yang sering nongkrong dan mabuk mabukan di area makam tersebut, bahkan mereka sering meminta uang,pada sa'at ada yang akan ziarah ke makam,dan ketika ada rombongan datang dari luar kota atau pegawai dinas kota datang, mereka pura pura bersih bersih makam, "beber AKP Tri.
.
Lanjut AKP Tri,Karena makam banca'an ini tidak ada pemiliknya.Pada akhirnya para ahli waris membentuk Yayasan Gotong Royong, dan makam bancak akhirnya di kelola oleh Yayasan Gotong Royong tersebut.
Seiring waktu lokasi makam ini semakin banyak orang orang yang membangun rumah semi permanen dan di manfa'atkan untuk berjualan,sekarang lokasi makam ini semakin terlihat tidak rapi dan sangat kumuh.
Yayasan Gotong Royong akhirnya bersurat ke Pj Walikota, dengan tujuan agar lokasi tempat makam bancak ini agar bersih, dan kalau bisa di pindahkan ke tempat yang lebih bagus dan lebih tertib." Ungkap AKP Tri.
Oleh Walikota disposisi ke Dinas Perdagangan,Dinas Perdagangan akhirnya memfasilitaskan rapat untuk pertemuan dari Yayasan Gotong Royong, warga Bancak dan beberapa RW yang lain,dalam rapat akhirnya ada kesepakat untuk bangunan liar di robohkan, dan yang semi permanen akan di alokasikan satu tempat di daerah Banca'an
"Dan untuk sa'at ini masih dalam proses,karena masih menunggu kesepakatan dari Dinas Dinas terkait "terang AKP Tri.
Kontributor: M Yatin
News

