Sofifi,Oborrakyatnews.com --Masalah Stunting, dan Kekerasan Perempuan dan Anak di Maluku Utara menjadi masalah krusial di setiap kabupaten/kota , baik itu di tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa. Olehnya itu, dua masalah tersebut merupakan kegiatan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata angkatan ke IX Universitas Bumi Hijrah Tidore Tahun Akademik 2023. yang akan dibawa ke lokasi KKN di Kecamatan Oba sebagai program kegiatan tersebut.
Saat Mahasiswa/i mengikuti kegiatan pembekalan selama dua hari mulai jumat sampai sabtu,bertempat di Aula kampus satu Unibrah di Sofifi.(03 s/d 04/02/2023)
Pembekalan kegiatan KKN angkatan ke IX tahun akademik 2023 itu mengusung tema " Kolaborasi Unibrah mencegah Stunting, Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Menuju Generasi Emas Indonesia".
Saat pembekalan KKN selama dua hari itu, pihak panitia mengundang pemateri dari Kepala BKKBN Malut, Kepala DP3A, Malut , Kepala Dinas P2KBP3A Kota Tikep.
Ketiga pemateri tersebut mengisi kegiatan pembekalan KKN unibrah pada sabtu (4/2/23) di aula kampus satu Unibrah di desa Galala, ketiga pemateri tersebut yakni Dra. Retno
Kepala DP3A Malut, yang diwakili oleh Sekertaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak,Eko Budiyanto Tumayou,SH, Kepala Dinas P2KB3A Kota Tidore Kepulauan Abdul Rasid Abdul Latif, dan Kepala Bidang Perlindungan Anak Kota Tikep Muhamad S Badar S.Kep.M.Kes, serta mewakili kadis Kesehatan Kota Tidore Kepulauan yaitu Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Galala Rukmini.
Keempat pemateri tersebut berharap kepada Mahasiswa KKN UNIBRAH angkatan ke IX dapat mengimplementasikan , serta, melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa tersebut.
Sementara itu, Kadis P2KBP3A Tikep Abdul Rasid Abdul Latif menyampaikan kekerasan terhadap perempuan dan Anak yang terjadi di kota Tidore Kepulauan sangat tinggi ditahun 2021 sampai dengan tahun 2022.
Lanju kadis P2KBP3A Tikep itu, ditahun 2021-2022, kasus kekerasan terhadap anak sebanyak 6 kasus, sedangkan kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 26 kasus, dan di tahun 2023 kekerasan terhadap anak sebanyak 4 kasus
Abdul Rasid Abdul Latif berharap, Mahasiswa KKN dapat membantu pemerintah daerah melakukan sisialisasi dan kegiatan di masyarakat untuk menurunkan Stunting serta Kekerasan Perempuan dan Anak khususnya di wilayah kecamatan Oba.
Lanjut Kadis P2KBP3A Tikep mengungkapkan," kami dari dinas kota siap membantu dan kerjasama dengan Universitas Bumi Hijrah menurunkan masalah stunting dan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Maluku utara". Terangnya.
Sementara itu, kepala BKKBN Malut Dra. Retno Rego, menyebutkan kasus stunting dan kekerasan perempuan dan anak sangat tinggi di maluku utara sesuai dengan survei dari simponi sebanyak 62,8 persen lebih, sedangkan kasus Stunting sesuai survei dari Ikatan Gizi Indonesia mencapai angka 72 persen di Maluku utara. Maka dari itu untuk menurunkan angka tersebut, Civitas akademika dan Mahasiswa Universitas Bumi Hijrah hadir memberikan penguatan kepada ibu-ibu dan masyarakat untuk mencegah stunting dan kekerasan perempuan terhadap anak di Maluku Utara.
Dia juga mengungkapkan setiap KKN Mahasiswa hanya melaksanakan program fisik, tetapi ditahun 2023 ini salah satu Kampus yang dberada di Ibu kota Sofifi melaksanakan KKN dengan program kegiatan dengan tema " Kolaborasi Unibrah Mencegah Stunting, Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Menuju Generasi Emas Indonesia", ini merupakan sebuah langka yang sangat baik yang dilakukan oleh UNIBRAH.
Sementara itu, Retno juga menambahkan, pihak BKKBN siap membantu Universitas Bumi Hijrah dalam setiap kegiatannya,
Olehnya itu dalam waktu dekat pihak BKKBN Maluku Utara melakukan penandatanganan Nota kerjasama dengan pihak Universitas Bumi Hijrah. Terangnya. (Tim/My)
Kontributor: M Yatin
News
