Penyerahan bantuan diberikan langsung oleh Bupati Kendal Dico M. Ganinduto melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, bantuan yang diberikan secara total adalah Rp 584. 400. 000 dan diberikan Rp 300 ribu per Nelayan dengan target utama adalah nelayan TPI.
Pemberian Bansos tersebut dilandasi adanya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 134/PMK.07 Tahun 2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Dampak Penanganan Inlasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota wajib menganggarkan total 2?ri APBD untuk dana Bansos bagi kelompok masyarakat yang terdampak Inflasi, dengan salah satu unsur wajib adalah Nelayan.
Dico M. Ganinduto menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan regulasi anggaran dan membuat petunjuk teknis pemberian bantuan dampak penanganan inflasi kepada yang berhak mendapatkan.
Pihaknya juga mengatakan bahwa pemberian bantuan berfokus kepada nelayan TPI yang ada di Kendal dengan jumlah nelayan yang telah terdata pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).
“Bantuan yang diberikan ini semoga dapat meringankan sedikit beban yang saat ini dialami oleh para nelayan, kemudian terkait BBM subsidi pemerintah daerah tentu akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kuota BBM cukup bagi para nelayan,” jelas Dico M. Ganinduto.
Adapun salah satu program yang nantinya dikembangkan pada tahun 2023 bagi nelayan adalah, mencoba melakukan pemanfaatan Bahab Bakar Gas (BBG), Bupati Kendal memberikan penjelasan kepada para nelayan bahwa saat ini sedang dilakukan instalasi pipa distributor gas di Kabupaten Kendal.
Dengan adanya pipa gas, Pemerintah Kendal mencoba untuk adanya Stasiun BBG sebagai Pilot Projek yang nanti dapat dimanfaatkan oleh Nelayan. “ Tahun depan kita akan coba anggarkan untuk melakukan konfersi mesin yang semula menggunakan solar menjadi gas, kemudian kita tinggal melihat apa yang menjadi kendala, yang pasti kemungkinan besar penggunaan gas bisa menekan biaya bila dibandingkan menggunakan solar,” ujar Bupati Kendal.
Sebagai pilot projek awal, Dico M. Ganinduto telah melakukan komunikasi dengan Direktur Utama PGN untuk melakukan pembangunan Stasiun BBG yang diperuntukan bagi para nelayan.
Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal Hudi Sambodo menyampaikan bahwa Kabupaten Kendal nantinya akan memiliki 3 tambahan TPI yang akan dibangun pada tahun 2022 dan 2023.
“Tahun ini dibangun TPI di Biru kemudian TPI di Jomblong tahun 2023 dan akan ada pembangunan Pelabuhan Perikanan / Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Bandengan,” jelas Hudi Sambodo.
Sementara itu total nelayan yang ada di Kendal seluruhnya mencapai 12 ribu nelayan, namun menurut data dari DKP hanya 30 persen nelayan yang masuk pada TPI.