Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Luar Biasa, Siswa TK Pamardiyoga Gondoriyo ini, di Usia Sejak Dini Sudah di Didik Bersosial Kumpulkan Coin Sisakan Uang Jajan Untuk Ringankan Korban Bencana Cianjur dan Semeru

Rabu, 07 Desember 2022 | Desember 07, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-07T05:20:32Z





KABUPATEN SEMARANG, Oborrakyatnews.com - Ada pemandangan  berbeda yang  dilakukan oleh 47  siswa-siswi  TK Pamardiyoga, dusun Setro desa Gondoriyo kecamatan Bergas kabupaten Semarang,  Rabu (7/12/2022) pagi.


Bagaimana tidak jika biasanya setelah kegiatan apel pagi dan berdoa bersama, para siswa langsung masuk kekelas untuk memulai pelajaran, namun oleh guru, mereka dikumpulkan terlebih dahulu dihalaman sekolah untuk memanjatkan doa khusus bagi para korban gempa bumi Cianjur dan Gunung Semeru.  Tidak sampai disitu  siswa kemudian melakukan Aksi  pengumpulan “koin bencana”  yang ditujukan kepada para korban gempa Cianjur dan Semeru beberapa waktu yang lalu.


Kepada Awak Media, wakil kepala sekolah TK Pamardiyoga,  Lia Puji Lestari, M.Pd.   mengatakan"kegiatan yang dilakukan siswanya ini  sebagai wujud kepedulian dan juga empati atas korban gempa bumi Cianjur dan Gunung Semeru beberapa saat yang lalu.


 “hal ini merupakan kegiatan spontanitas  oleh siswa-siswi kami, hasil pengumpulan koin nantinya akan kami serahkan kepada IGTK  Kecamatan Bergas yang kemudian disalurkan ke kabupaten”  ungkap Lia.


Pihaknya juga berharap  dengan  kegiatan pengumpulan koin peduli ini juga bisa melatih anak untuk beramal dan berbagi, Sehingga diharapkan akan menumbuhkan rasa sayang dan cinta anak kepada mereka yang membutuhkan.  "harapan kita dengan kegiatan ini anak akan ingat jika ada saudaranya yang perlu dibantu,  terlebih saat ia besar nanti" tambah Kepala sekolah yang sudah mengajar 10 tahun ini.  


Bagi Nadin Nagita siswa TK( Taman Kanak kanak) Besar mengatakan ia merasa sangat prihatin dengan adanya musibah gempa Cianjur dan semeru,   dia bahkan rela menyisihkan  sebagian uang sakunya, dengan  mengurangi jajan agar dapat menyumbang kepada para korban gempa. 


“saya lihat  di televisi, banyak sekali korban gempa yang meninggal dunia bahkan tidak sedikit anak-anak sehingga saya merasa kasihan dan ikut menyumbangkan uang  saku saya kepada mereka” ungkap Nadin


Sementara itu kegiatan pengumpulan koin peduli ini patut diapresiasi,  di tengah kondisi TK yang berada di perkampungan terpencil.  dengan  ruang kelas  yang apa adanya, jauh dari kesan mewah seperti tk pada umumnya.

Diakhir acara terkumpul dana sebesar Rp 550.000 yang kemudian diserahkan kepada IGTKI kecamatan di  Bergas Kabupaten Semarang.(My) 


Kontributor : M Yatin

News

×
Berita Terbaru Update