Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Prabowo Subiantoro : Dengan Kekuatan Militer, Sebuah Bangsa Akan Dihormati dan Disegani Negara Lain

Jumat, 04 November 2022 | November 04, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-11-04T12:49:25Z




Oborrakyatnews. com - Indonesia negara kuat. Indonesia pantas disegani di pentas global. Bukan hanya soal kekayaan alamnya yang melimpah, tetapi juga sektor militernya yang hebat. Jangan pernah pandang sebelah mata kekuatan Indonesia. 


Inilah pesan tersirat sekaligus misi terdalam Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto di balik pameran Indo Defense 2022.  Setidaknya ini terlihat dari pameran alat utama sistem senjata (Alutsista) bertema “peace, prosperity, and strong defence” ini. 


Prabowo sebagai sosok yang sudah malang-melintang di dunia militer sadar betul betapa pentingnya kekuatan militer bagi sebuah bangsa. Dengan kekuatan militer, sebuah bangsa akan dihormati dan disegani negara lain. Tak akan ada yang berani memandang rendah atau bahkan menghina Indonesia. 


Maka, tak heran jika pameran ini menjadi salah satu pameran Alutsista terbesar di dunia. Lebih dari 900 perusahaan luar dan dalam negeri turut serta di dalamnya. Ini dengan rincian: 158 perusahaan dari dalam negeri dan 740 perusahaan luar negeri. Sebanyak 59 negara berpartisipasi di dalamnya. Sebanyak 31 negara mengirimkan perwakilan delegasi, bahkan turut hadir juga menteri pertahanan, wakil menteri pertahanan, dan panglima pasukan pertahanan dari luar negeri sebanyak 21 pejabat.


Ada beberapa alasan, kenapa pameran alutsista ini diadakan. Pertama, Menhan Prabowo ingin agar Indonesia menjadi negara yang disegani secara militer. Dengan militer yang kuat, negara lain juga akan hormat kepada Indonesia. Dengan kekuatan militer yang kuat, maka Indonesia akan dipandang sebagai negara hebat dan di sinilah kedaulatan sebuah bangsa akan semakin terangkat


Kedua, adalah upaya membuka mata dunia. Jauh sebelum kemerdekaan, Indonesia selalu menjadi tujuan para pelancong dunia. Dari mulai mereka yang sekadar travelling hingga yang punya niat buruk, yakni melakukan penjajahan. Dari mereka yang ingin menghirup udara segar di bumi pertiwi ini, sampai mereka yang hendak mengeruk isi bumi dan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki negara ini. Mereka memiliki semboyan 3G yakni Gold (mencari kekayaan dengan berdagang), Glory (mencari kejayaan dengan meluaskan daerah jajahan), dan Gospel (menyebarkan agama Nasrani). Dalam sejarah, terdapat 4 bangsa Eropa yang pernah datang ke Nusantara dengan tujuan tersebut, yakni Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda.


Tentu kini bukan lagi era Imperialisme seperti masa lalu. Penjajahan di atas dunia sudah dihapuskan. Akan tetapi jika lalai, sebuah bangsa akan senantiasa menjadi bangsa terjajah, baik secara ekonomi, politik, ataupun bahkan militer. Oleh karenanya, Prabowo Subianto sadar betul tentang kekuatan yang harus dimiliki oleh sebuah bangsa, khususnya Indonesia ini. Dengan kapasitas sebagai mantan prajurit yang berhasil memenangkan banyak pertempuran, Prabowo berpikir keras bagaimana membangun kekuatan itu. Salah satunya adalah dengan memperkuat sistem Alutsiste sebagai salah satu unsur pembentuk kekuatan militer sebuah negara. 


Ketiga, membangun ‘mental superiority’ dan sekaligus menghapus mental inferiority complex. Indonesia selalu dibayang-bayangi oleh sejarah masa lalunya yang kelam. Dengan status negara ‘bekas terjajah’, Indonesia akhirnya lama mendekam dalam trauma sejarah itu. Setidaknya sebagian anak bangsa hingga saat ini masih berpikir inferior dengan berpikir bahwa bangsa ini akan selalu rendah dan kalah dari bangsa-bangsa lain. Sebagian anak-anak bangsa ini menghidap penyakit mental yang selalu merasa lemah dan tidak mampu. 


Ikhtiar Prabowo Mengangkat Indonesia


Prabowo terus berikhtiar untuk menepis dan menghilangkan mental itu. Prabowo berkomitmen untuk selalu terbuka dalam hubungan eksternal dengan semua negara, menjalankan diplomasi pertahanan serta meningkatkan kekuatan pertahanan mengembangkan alutsista buatan dalam negeri, misi pertahanan indonesia pada dunia dan mendorong serta memajukan industri pertahanan menuju kemandirian dan pemenuhan alpahankam.


Kini, ikhtiar itu mulai membuahkan hasil. Kekuatan pertahanan Indonesia tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Kini, kekuatan pertahanan Indonesia sudah mengungguli Jerman dan Israel. Bahkan di level Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara terkuat. Posisi itu berpeluang terjaga dan bahkan membaik menyusul pembentukan perusahaan induk (holding) militer alias pertahanan.


Saat ini, kekuatan militer Indonesia berada di urutan 15 dunia dari 140 negara yang di survei 2022 oleh menurut Global Firepower (GFP). Posisi tersebut naik 1 peringkat dari 2021. Bahkan, skor indeks kekuatan militer (Power Index/PwrIndx) Indonesia sebesar 0,2251 mengungguli Jerman, Australia, Israel dan Ukraina.


Sementara di kawasan ASEAN, Indonesia memiliki militer terkuat di antara negara lainnya. Vietnam mengejar dengan menempati urutan 28 dunia dengan nilai 0,4521. Kemudian, Thailand dengan skor 0,4581 yang menempatkan negara Gajah Putih bertengger di urutan 3 ASEAN dan 29 dunia


Pameran Indo Defense 2022 akan semakin memuluskan ikhtiar Prabowo dalam memperkuat pertahanan Indonesia. Selamat berjuang, Pak Prabowo.Jum'at, 04 Nov 2022



Kontributor : M Yatin

News

×
Berita Terbaru Update