Kabupaten Magelang, Oborrakyatnewa. com--Merasa proses pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tidak berjalan dengan baik, Sulistyo adi,salah satu calon kepala desa Tlogorejo,Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, merasa kecewa dengan hasil penghitungan suara,pada hari minggu(6/11/2022)
Pilkades serentak di Desa Tlogorejo dengan calon 1(satu) Acmad afifudin , dan calon 2(dua) Sulistyo adi, yang berlangsung hari minggu, dimenangkan oleh calon pilkades nomor 1(satu),pada sa'at proses pemungutan suara berlangsung kondusif, aman dan damai.
Dalam penghitungan suara,calon pertama(Ahmad afifudin) mendapatkan suara sebanyak 676,dan calon kedua( Sulistyo adi) mendapat suara 436.untuk suara yang rusak sebanyak 112.
Namun Sulistyo adi, calon nomor urut 2 yang kalah dalam pemungutan suara, mengaku sangat kecewa pada sa'at proses dari awal pencalonan sampai pada sa'at hasil rekapitulasi perhitungan suara di umumkan.
Sulistiyo adi mengatakan "saya sangat menyesalkan, kenapa pihak panitia justru yang melanggar kesepakatan, kenapa panitia dengan bebasnya menggunakan Hp(Hendphone).padahal sudah di sepakati bersama,dilarang menggunakan hp pada sa'at proses pemungutan suara sampai penghitungan suara selesai.
Tidak hanya itu,ada aduan dari salah satu warga,bahwa dirinya di datangi di rumahnya oleh pihak tim calon pilkades satu,dia beri uang sebanyak 600 ribu dengan syarat harus mencoblos calon pilkades 1(satu),namun uang itu tidak di terima.Yang artinya mereka melakukan kecurangan bermain monney politik, tutur Sulistyo adi
Jelas jelas itu sudah melanggar,kalau mengenai tindak pidana itu sangat jelas, barang siapa dengan sengaja melakukan penyuapan untuk mempengaruhi pilihannya itu jelas ada pada pasal 149 KUHP.
"Dari bukti bukti yang ada, saya beserta tim akan melanjutkan dan mengadukan ke pihak yang berwenang atau Panwas Pilkades Desa Tlogorejo.sebab ini menjadi ranah dari Panwas Pilkades Desa.Harapan saya "Panwas Pilkades agar menerima pengaduan beserta bukti pendukung selanjutnya meneliti kelengkapan dan mengkaji laporan pengaduan saya dan tim"tutur Sulistyo adi.
Dalam hal ini saya pribadi benar benar di zholimi, dan desa ini sebenarnya dalam keada'an sakit,karena dengan cara cara bermain monney politik masyarakat masih bisa di pengaruhi,masyarakat harus tau kebenarannya.agar desa ini kedepan tidak seperti ini. Dan masyarakat kedepan harus lebih cerdas,bermain monney politik itu merusak demokrasi berdasarkan UUD 45 dan Pancasila yang menjadi komitmen bersama."pungkas Sulistyo adi(My)
Kontributor : M Yatin
News
